Seorang pembaca bisa saja lebih "fasih" dalam mengkaji objek (penelitian)-nya dari pada si empunya (baca: pengarangnya).

Andai Si Kaya Sudi Menunda Pesta

'Nasib' begitu jual mahal kepada kita, dan begitu murah hati kepada berpuluh juta saudara kita yang membayar harga kebahagiaan cukup dengan sepersepuluh satu bahkan seperduapuluh dari yang kita bayarkan..

Sementara seorang tukang becak bersedia berjalan telanjang keliling pasar untuk memperoleh 5.000 rupiah karena butuh biaya buat kelahiran anaknya..

Apa yang kita tumpuk..?!

Mr. Dollar atau Pak Rupiah pun merasa repot dan terganggu-gugat hasil keringatnya oleh The Ascending stairway (70) : 24-25.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar


Ar Yu ReDEY..?!